Kamis, 06 Oktober 2011

Inilah Jubah Hilang



Jubah hilang yang telah lama dikembangkan dan ditunggu-tunggu banyak orang kini telah selesai.

Berkat jubah ini, benda akan menghilang dari pandangan kita. Seperti apa?

Perangkat jubah dari bermacam jenis telah ‘ didemonstrasikan’ di segala benda, mulai dari jubah musim dingin hingga tank namun hasil saat itu tak memuaskan.

Kini sebuah video menampilkan jubah hilang itu berhasil memukau banyak orang.‘Perangkat jubah’ yang ada memanfaatkan fenomena ‘ pembelokan cahaya’ atau lebih dikenal dengan fatamorgana.

Namun jubah baru ini memanfaatkan filament karbon yang dipanaskan dan efek yang timbul dikenal sebagai ‘defleksi fotothermal’. Efek tersebut bekerja dengan ‘membelokkan’ cahaya menjauhi permukaan mata.

Hal ini serupa saat udara panas di atas permukaan ‘ memantulkan’ gambar berair di langit. Menurut peneliti dalam jurnal Nanotechnology, nanotuba karbon bisa dipanaskan dengan sangat cepat dan menciptakan ‘gradien panas’ tajam serupa lapiran udara panas di tanah.

“Kemampuan transfer panas yang sangat tinggi dari lembaran nanotuba karbon ini memungkinkan terjadinya modulasi frekuensi tinggi lembar suhu melebihi batas. Alhasil, nanotuba ini bisa digunakan membuat jubah hilang yang bisa dinyalakan tiap saat,” ungkap peneliti di University of Dallas.

Nanotuba karbon merupakan karbon buatan tangan yang berbentuk ' seperti rambut'.

Rabu, 05 Oktober 2011

Virus FB Chat, Varian Zbot komputer jadi robot yang bolot

Pernah-kah Anda mendapatkan pesan chat pada Facebook dari salah satu kontak Facebook Anda ? Pesan chat tersebut memberikan sebuah link tertentu. (lihat gambar 1)


Jika Anda meng-klik link pada pesan chat tersebut, maka secara otomatis file virus akan terdownload ke dalam komputer Anda. Dan jika Anda menjalankan file tersebut, maka komputer Anda akan terinfeksi oleh virus tersebut.


Jika anda familiar dengan salah satu varian worm yang menyebar via chat seperti YM (Yahoo! Messenger) atau Skype, maka anda patut waspada, karena VaksinCom telah menerima laporan serangan worm/rootkit/trojan yang menyebar menggunakan pesan chat pada FB. Hebatnya, virus ini tidak memanfaatkan Apps Facebook sehingga administrator Facebook tidak bisa menghentikan virus ini dibandingkan dengan virus Facebook lain yang mengandalkan Apps.


Sejak pertengahan Agustus hingga saat ini banyak pengguna komputer yang sudah terinfeksi oleh serangan worm/rootkit/trojan ini, dan varian tersebut terdeteksi oleh Norman sebagai W32/Kolab.xx. (lihat gambar 2)



Keluarga ZBOT : Broadcast message

Keluarga ZBOT merupakan salah satu kelompok trojan/backdoor yang dirancang untuk mencuri informasi/data dari pengguna komputer terutama hal-hal yang berhubungan dengan data pribadi keuangan khususnya yang berhubungan dengan Internet Banking.


Sedangkan varian worm/rootkit/trojan Kolab merupakan salah satu varian dari ZBOT yang muncul sejak pertengahan Agustus 2011. Varian ini memiliki kemampuan mengirim pesan yang disertai link yang memiliki konten bervirus. Link yang dikirimkan pun bermacam-macam sesuai dengan jenis varian. Trojan Kolab juga diidentifikasikan sebagai W32/Kryptik atau W32/SlenfBot.


Trojan ini memiliki kemiripan (atau mungkin merupakan bagian) dengan kelompok malware YM (ChyMine/YiMfoca, yang identik menyebar menggunakan akun YM, Skype, Gtalk, dan lain-lain) karena memiliki file dan lokasi yang sama persis dengan malware YM.


Gejala & Efek Trojan Kolab

Beberapa gejala yang terjadi jika anda sudah terinfeksi yaitu :


BSOD, menumpang svchost

Trojan Kolab tidak berjalan pada proses atau services Windows, sehingga sulit menemukan dan mematikan keberadaan trojan ini. Tetapi, trojan ini justru mendompleng atau menumpang pada file svchost.exe milik Windows, sehingga Anda akan sulit mematikan-nya. Jika Anda memaksa mematikan file svchost.exe, komputer akan blue screen (lihat gambar 3). Termasuk jika Anda mencoba melakukan scan menggunakan tools removal tertentu seperti GMER (tools mendeteksi rootkit).



Broadcast ke IP-IP tertentu

Walaupun tidak berjalan pada proses atau services Windows, trojan Kolab memanfaatkan file svchost.exe Windows, untuk melakukan broadcast pada IP-IP Address tertentu. Hal ini yang membuat jaringan internet menjadi lambat. (lihat gambar 4)



Mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall

Agar dapat berjalan bebas tanpa hambatan dan tidak di blok Firewall, trojan Kolab ikut mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall, sehingga dapat melakukan koneksi dan broadcast pada IP-IP tertentu dengan leluasa. (lihat gambar 5)



Menyembunyikan proses berjalan

Hebatnya trojan Kolab, walaupun sedang melakukan broadcast tetapi tidak terlihat dalam proses Windows. Hal ini yang menyebabkan agak sulit untuk dimatikan secara manual. Banyak aplikasi sekuriti yang tidak mampu mendeteksi Kolab seperti :

Windows Task Manager

Process Explorer

Current Process

HijackThis

Dll


Aktif pada Start-Up

Bukan hanya pada Windows Firewall, trojan Kolab juga ikut mencantumkan dirinya pada start-up Windows. Sehingga jika komputer akan dijalankan, maka trojan Kolab akang langsung aktif. (lihat gambar 6)



Menyebarkan pesan chat link bervirus pada Facebook

Ini adalah gejala pamungkas, jika Anda telah terinfeksi oleh Kolab. Komputer Anda akan mengirimkan pesan chat link yang mengandung virus kepada teman-teman Facebook Anda seperti pada gambar 1 di atas atau gambar 7 di bawah ini. (lihat gambar 7).



Beberapa link tersebut umumnya berasal dari website yang memberikan ijin untuk menyimpan atau menyebarkan file secara gratis seperti :

Imageshack.com

Imgdropbox.com

Megafilehd.com

Facebook.com


Mengirim pesan chat link bervirus pada aplikasi web lain yang terhubung dengan Facebook

Salah satu aplikasi web yang terintegrasi dengan Facebook yaitu Skype juga ikut menjadi korban dari serangan trojan Kolab. Umumnya jika Anda menggunakan account Skype yang sama dengan account pada Facebook Anda, maka secara otomatis akan saling terintegrasi. Hal ini yang dimanfaatkan trojan Kolab untuk dapat menyebarkan pesan chat yang mengandung link bervirus. Hal ini juga bisa terjadi jika account Facebook Anda terintegrasi juga dengan account lain yang memiliki fitur chat. (lihat gambar 8)



File Trojan Kolab

Trojan Kolab dibuat menggunakan bahasa pemrograman C++. Varian dari trojan ini sudah sangat banyak dan beragam, serta memiliki ukuran yang berbeda-beda. Berikut ciri-ciri file trojan sebagai berikut : (lihat gambar 9)

Memiliki ukuran beragam dari 150 kb s/d 300 kb

Type file “Application” dan “MS-DOS Application”

Memiliki extension “com” dan “exe”



Saat trojan Kolab berhasil dijalankan, trojan hanya akan membuat 1 file induk yaitu :

C:\WINDOWS\system32\[nama_acak.exe]


Sedangkan file yang didownload melalui link pada pesan chat seperti berikut :

[nama_file.JPG_link_website].com

Keterangan :

Nama_file : nama file acak, identik dengan “Picture”

Link_website : merupakan tempat file tersebut dapat di download, misal www.facebook.com


Modifikasi Registri

Modifikasi registri yang dilakukan oleh trojan Kolab antara lain sebagai berikut :

Menambah Registry

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

Windows Network = C:\WINDOWS\system32\[nama_acak].exe


Metode Penyebaran

Cara trojan Kolab melakukan penyebaran yaitu sebagai berikut :

Pesan chat melalui account FB atau yang terhubung dengan FB (lihat gambar 10)

Cara satu-satunya trojan Kolab untuk menginfeksi dan melakukan penyebaran melalui media jejaring sosial Facebook melalui fitur chat. Selain itu juga dapat melalui account e-mail Facebook Anda yang digunakan pada aplikasi chat lain yang terhubung dengan Facebook semisal Skype.



Pembersihan trojan Kolab

Putuskan koneksi jaringan/internet.

Lakukan pembersihan trojan pada mode “safe mode”.

Lakukan langkah-langkah berikut :

Restart komputer (jika dalam keadaan mati tinggal tekan tombol power)

Saat akan booting tekan tombol F8 pada keyboard secara secara terus menerus hingga muncul layar “Safe Mode” (lihat gambar 11)




Pilih mode “Safe Mode”, dan klik [Enter]

Biarkan berjalan hingga masuk menu Login Windows.


Matikan dan hapus trojan Kolab

Lakukan langkah-langkah berikut :

Download removal tools (pada komputer yang bersih) untuk membersihkan trojan Kolab pada komputer yang belum terinfeksi pada link berikut :

Norman Malware Cleaner (lihat gambar 12)

http://normanasa.vo.llnwd.net/o29/public/Norman_Malware_Cleaner.exe



  1. Setelah selesai, kompress file tersebut hingga menjadi file zip.
  2. Kopi file tersebut dan letakkan dimana saja pada komputer yang terinfeksi.
  3. Klik kanan file zip tersebut, kemudian klik explore.
  4. Klik 2x file yang sudah di-explore tersebut untuk menjalankan, kemudian klik Run.
  5. Jika sudah muncul jendela konfirmasi persetujuan Norman Malware Cleaner, klik Accept untuk menjalankan.
  6. Pada tab Scan, pastikan dalam mode Quick.
  7. Pada tab Options, pastikan hanya tercentang pilihan berikut :

    • Enable Quarantine
    • Enable Memory Scanning
    • Enable FakeAV Scanning
    • Enable Cleaning
    • Enable Rootkit Cleaning
    • Enable Sandbox
    • Enable detection of potentially unwanted programs
    • Enable multithreading  

      1. Klik Start untuk memulai Scan.
      2. Biarkan hingga proses scan selesai.
      3. Jika meminta untuk restart, lakukan restart komputer.

         ersihkan temporary file dari jejak trojan Kolab.
        Lakukan langkah-langkah berikut :
      4. Klik Menu Start -> Run
      5. Ketik perintah pada kotak open : cleanmgr , kemudian klik OK.
      6. Pada drive system (C) klik OK, biarkan proses scan drive.
      7. Setelah muncul jendela Disk Cleanup, beri tanda file yang akan di hapus (terutama Temporary Files), kemudian klik OK.
      8. Tunggu hingga selesai.
    • Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali trojan Kolab dengan baik.



Source: vaksin.com

Senin, 03 Oktober 2011

Disable Social Networks From Tracking You

Disable Social Networks From Tracking You with The Priv3 Firefox Extension



Dulu pernah kita bahas masalah facebook yang ngebuntutin kita, sekarang saatnya kita bahas cara men-disable nya. langsung aja sedot brada, yang ga ngerti MAHO !

In Earlier Post we Inform our readers about " Facebook track your cookies even after logout ". Did you know that social networking sites like Facebook, Google+, and Twitter can track your visits to any web page that uses the familiar "Like", " Follow", or "+1 " buttons, even if you do not actually click these buttons?


If you care about privacy, you must have already installed privacy addons like Ghostery, Adblock Plus, but here’s a new addition to your privacy toolkit – Priv3. Priv3 is different from addons like Ghostery.

For example, Ghostery blocks social sharing buttons (+1 , Like, Tweet buttons) and other social snippets (Facebook comments, Facebook connect) completely, so you may feel disconnected.

Priv3 protects your privacy by blocking trackers, but still shows social snippets like Facebook Comments, +1 , like buttons so you don’t miss any content. Once you interact with the social snippet, it reloads the cookies and tracking starts again, so unless and until you interact with the snippet, the addon keeps blocking the trackers.

One thing which is too disappointing for me is that Priv3 is only available for Firefox, so all I can do is wait for a Chrome version of it. If you’re a Firefox user, check it out and also tell us what you think of it.

Download The Priv3 Firefox Extension

source: thehackernews.com

Wow, Ada Karpet Terbang



Para ilmuwan ini telah membuat miniatur karpet tersebut yang terbuat dari plastik konduktif fleksibel. Dalam hasil studi Princeton University yang diterbitkan di Applied Pgysics Letters, protorip karpet 4 inci ini mampu bergerak dengan kecepatan setengah inci per detik.

Menurut peneliti, perbaruan rancangan yang didorong gelombang arus listrik kantung tipis udara dari depan hingga belakang bagian bawah mampu meningkatkan kecepatan kecepatan karpet ini hingga 1 meter per detik.

“Kesulitan terletak pada kendali ketepatan gerak karpet yang bisa rusak pada frekuensi tinggi,” papar kepala peneliti James Sturm.

Di sisi lain, kata ‘terbang’ pada karpet ini masih masuk tanda petik karena perangkat ini cenderung melayang dibanding terbang seperti pesawat. “Perangkat ini masih harus dekat permukaan tanah karena udara akan diperangkat antara karpet dan permukaan tanah.

Saat udara bergerak bersamaan karpet, pada dasarnya udara dipompa kembali,” tutup mahasiswa Noah Jafferis yang menciptakan perangkat ini.

Minggu, 02 Oktober 2011

Pulau Melayang Hilang di Atmosfer



Wow, ada pulau melayang di langit, kaya filem one piece. Nih rupi kasih infonya


Pulau selebar tujuh meter ini merupakan model pulau padang pasir berisi helium buatan dua seniman untuk festival di Cambridgeshire, Inggris. Pulau ini diikat dengan tali dan melayang di atas danau di festival Secret Garden Party hingga pada 24 Juli, perusak melepasnya.


Pulau serupa pulau melayang Laputa di ‘Gulliver’s Travel’ ini pun melayang entah kemana. Berdasar data meteorologi, pembuatnya mengatakan, ‘Is Land’ kemungkinan melayang di troposfer di atas Republik Ceko.



Bagi yang menemukan bisa melaporkan ke situs http://www.is-land.co.uk

“Apa yang telah naik harus dibawa turun, dan perburuan dimulai,” lulusan Royal College of Arts Sarah Cockings dan Laurence Symonds yang membuat pulau ini.

Jika kalian melihat pulau melayang dan menurut Anda itu bukan pesawat, segera beri tahu kami, lanjutnya.

‘Is Land’ dijadwalkan muncul di festival Burning Man di Nevada, Amerika Serikat (AS) pada akhir Agustus ini. Pulau ini terbuat dari poliuretan tahan lama dengan foliage dcor. Jika ditemukan, pulau ini bisa diperbaiki dan bisa segera terbang ke AS.


Jika tak ditemukan, sponsor festival Secret Garden Party akan mengeluarkan US$15 ribu (Rp128 juta) lagi untuk membuat pulau yang lain, tutup mereka seperti ditulis dalam Situsnya.

sumber: http://www.is-land.co.uk/wordpress2/